Blog ini mengulas berbagai artikel mengenai hiburan dan berita trend terkini

Kata kata Mutiara dan Puisi Tentang Alam

Kata mutiara alam - Janganlah terlalu sering berjalan-jalan ke mall atau tempat perbelanjaan, kita tidak akan tahu bahwa ada banyak kenikmatan di dunia ini yang patut kita sukuri tidak hanya dengan berbelanja saja. pergilah dan berwisata alam untuk mendapatkan pengalaman baru, jika kita dekat dengan alam kita senantia akan terus bersyukur kmudian belajar untuk menghargai dan belajar untuk mencintai dan memelihara ciptaan Tuhan sedini mungkin.

Kata kata Mutiara Alam


Jutaan keajaiban terukir di dalam alam, banyak keindahan yang tergambarkan dari alam sekitar kita. Dunia diciptakan baik apa adanya, diserahkan kepada manusia sebagai lingkungan hidup kita. Tuhan memberikan Kuasa untuk menguasai alam kepada kita, namun kita harus bijak dalam menguasainya, karena jika kita tidak menjadikan alam sebagai sahabat, maka alam pasti akan menjadi musuh yang paling berbahaya bagi kita.

Pada kesempatan kali ini saya ingin share Kata kata mutiara tentang alam yang bisa anda  resapi agar lebih banyak bersyukur pada Tuhan YME :

Kata Mutiara

....................................................................
Aku tercipta untukmu wahai manusia, rawat dan jagalah agar kamu tetap hidup
....................................................................
Tugasku hanya bertasbih kepada Tuhan dan kehidupanku hanya untukmu wahai manusia
....................................................................
Alam adalah kehidupan. Tak ada kehidupan jika alam tidak tercipta.
....................................................................
Jika kau merawat aku hari ini artinya kau menyiapkan kehidupanmu 20 tahun ke depan
Selembar daunku berarti secercah kehidupanmu
....................................................................
pandangilah alam maka matamu akan berseri. Rasakanlah kesejukan alam ini maka jiwamu akan damai.
....................................................................
Kau dan aku tak bisa dipisahkan karena kita saling membutuhkan
....................................................................
7 millyar manusia yang hidup sekarang ini tetap tidak cukup untuk dapat memecahkan segala misteri dan keagungan yang tercipta di alam semesta.
....................................................................
Jika aku tidak disiram aku akan layu dan mati, itu berarti awal deritamu
....................................................................
Jika aku tidak disiram aku masih dapat berharap dari hujan, tapi jika aku mati kau tak dapat berharap dari siapapun.
....................................................................
Kau hidup perlu oksigen dan akulah produsennya
....................................................................
Alam ini diciptakan dengan jutaan misteri yang tidak kita ketahui. Bukan misteri yang membuat kita takut, tapi misteri yang membuat kita bergairah untuk mengetahuinya.
....................................................................
Kau mengeluarkan racun akulah yang membersihkannya
....................................................................
Jika dahanku kau petik pasti patah tapi kau telah kehilangan sebagian hidupmu
....................................................................
Aku hidup berbunga berbuah bukan untukku tapi untukmu
....................................................................
Setetes air mungkin tak berarti bagimu tapi sangat bermakna bagiku
....................................................................
Kita tidak mewarisi bumi dari nenek moyang , tapi kita meminjamnya dari anak cucu
Cintailah apa yang kau miliki dan milikilah apa yang kau cintai
....................................................................
Jika anda tak disibukkan dengan ha-hal besar pasti anda akan disibukkan dengan hal-hal kecil.
....................................................................
Pohon yang berebut sinar matahari di hutan pasti lebih kuat dari pada pohon pakis yang berlindung di balik pohon lain
....................................................................
Pohon selalu mendoakan keselamatan bagi manusia yang tangannya ringan untuk merawatnya
....................................................................

Puisi


Hutan yang Hilang

Hijau terhampar
Hasilkan udara segar
Tanah gembur penghasil kehidupan
Satwa liar bebas berkeliaran

Tersaji dalam satu kawasan
Terdapat dalam rimba raya penuh petualangan
Kita semua kagum melihatnya
Kita semua ingin memilikinya

Bahkan kita ingin jadi kaya karenanya
Dan alat-alat berat dikerahkan
Dan senjata-senjata tajam digunakan
Dan para tenaga kerja dikerahkan

Deru gergaji meraung dengan ganas
Diiringi kematian sang penunjang kehidupan
Tidak lagi hijau
Tidak lagi subur

Yang ada hanya gersang
Tak ada lagi tempat bernaung
Tak ada lagi udara segar
Tak ada lagi penahan banjir

Semua habis
Semua hilang

Keriunduan Si Burung Camar

Burung camar mengais malam..
Dalam rimbunya dedaunan laksana selimut sang malam.
Terbang sayu tertatih meniti tiap kepak-kepak sayap.
Matanya jauh menjelajah di antara pohon-pohon yang tumbang..

Dengan tubuh letih tertatih berkelana di kolong langit.
Hatinya yang tercacah dan penuh rasa cemas yang membuncah seakan bagai sebuah gunung yang membebani kedua sayap kecilnya.
Deru angin dan cambukan kilat tak sedikitpun menciutkan nyali yang terbungkus rapat dalam tekad.

Kicau pilunya tak pernah berhenti sejak sang mentari lelap di peraduan.
Segenap penjuru hutan yang terhampar bagai permadani telah dia jelajahi.
Tapi apa yang di carinya belum juga dia temui..


Puisi tentang Hutan Indah
Nyanyian pilunya semakin lemah terdengar.
Tubuh kecilnya semakin keras bergetar..
Tenaganya telah habis termakan rasa letih.
Harapanya telah sirna tertelan rasa putus asa..

Terjatuh dalam pelukan maut yang hangat.
Terpejam dalam selimut malam yang rapat..
Jiwanya terbang melesat tinggalkan raga yang terbujur kaku..
Masih terus mencoba mencari apa yang tak dia temukan di hamparan bumi.
Ah..Mungkin di alam sana dia kan bertemu..

Tubuhnya meringkuk beku di atas dahan-dahan.
Tepat di samping sarang dan tiga anaknya yang tak lagi bernyawa.
Tersembunyi di balik lembaran-lembaran daun, dari pohon yang tumbang mencium sang bumi.
Karena ulah manusia..


Hutan Ku
Kulihat pepohonan yang hijau menawan
Gemercik air sungai mengalir deras
Burung-burung berkicau dengan indah
Gunung-Nya menjulang tinggi di awan

Tetapi, mengapa kini penebangan pohon dimana-mana
Pembuangan liar melebar
Pembuangan limbah tak beraturan

Apakah manusia mau bertanggung jawab ?
Hentikanlah perbuatan ini
Kitalah penerus bangsa ini
Ayo, kita sama-sama membangun dunia baru



Tag : kata Mutiara